Temen2 Panggil Aku "si Cula / si Kuya"

Cara Memisahkan Gajah

> Kumpulkan Gajah yang mau kita pisahkan dalam satu lapangan yang cukup untuk menampung semuanya.
> Siapkan saringan seperti saringan pasir yg biasa dipake tukang bangunan.
Ingat ukuran lubangnya disesuaikan dengan size gajah yang diinginkan.
Jangan menggunakan saringan pasir, karena sekuat apapun ada menyaring gajah, hasilnya tetap akan ada satu kelompok saja.

Langkah selanjutnya:
Jika ada memiliki 3 org teman, mintalah pertolongan mereka untuk memegang tiap sisi saringan, lalu:
> Jika saringan sudah siap, naikkan semua gajah ke dalam saringan tersebut.
> Angkat saringan secara serempak, dan lakukan proses penyaringan.
> Hasilnya pasti ada dua kelompok gajah. Gajah ukuran kecil akan jatuh dari saringan dan Gajah ukuran besar akan tertinggal di atas saringan.
> Nah, kalau sudah terbagi dua, sangat mudah untuk memisahkannya menjadi dua kelompok.

Ada juga pertanyaan dari rekan saya, gimana caranya kalau kita tidak dibantu teman?
Langkah yg harus dilakukan:
> Posisikan saringan dengan kemiringan 60 derajat.
> Anda tau sekop untuk tukang bangunan? Ya, sekop saja Gajah2 tersebut, lalu lemparkan ke saringan,
> Gajah yg lolos dari saringan adalah gajah berukuran kecil.
> Mudah khan?

Note: Jika anda merasa Tips ini bermanfaat, share kepada teman2 anda.

Salam,

Hermawan

Advertisements

Jika perusahaan anda memiliki reputasi yang buruk, tentunya akan banyak complaint dari customer. Hal ini sangat menyebalkan jika anda merasa perusahaan anda baik2 saja. Tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa pelayanan pada customer harus tetap diutamakan, jika tidak? Hmm, tentu saja reputasi perusahaan anda bakalan makin terpuruk.

Bagaimana solusinya?
Di perusahaan anda mungkin sudah ada alat yang namanya Paper Shredder.(Jika belum memiliki alat yg berguna ini, pesanlah segera pada kami)
Paper Shredder adalah alat yg digunakan untuk menghancurkan kertas/dokumen.
Alat ini juga bisa jadi solusi untuk membantu permasalahan complaint customer yang terlalu banyak.

Bagaimana caranya?
Jika selama ini banyak kiriman complaint melalui email/telpon, segeralah ubah metoda pelayanan customer service anda dengan metoda konvensional. Jangan cantumkan lagi alamat email/phone no. di bagian Customer Service anda, tetapi buatlah alamat surat menyurat via pos yang jelas.
Mintalah dengan baik dan sopan pada customer anda yg tidak puas untuk menuliskan keluhan dan mengirimnya via pos, atau jika mereka berkenan silakan mengantarkannya sendiri ke perusahaan anda. Di depan perusahaan anda
pasanglah sebuah paper shredder yang sudah dimodifikasi. Ya, ibarat musang berbulu domba, buatlah casing yang bagus untuk paper shredder anda, sehingga terlihat seperti sebuah kotak yang berguna untuk menampung saran/complaint dari customer anda.
Untuk merebut hati customer, buatlah tulisan yang menyejukkan mereka, misalnya: “KAMI SANGAT MENGHARGAI SARAN/KRITIKAN DARI ANDA YANG PEDULI UNTUK KEMAJUAN PERUSAHAAN KAMI”

Cara kerjanya:
Ketika customer/pak pos memasukkan surat ke dalam kotak, secara otomatis surat pengaduan tersebut akan dicincang habis sama yang namanya paper shredder. Buatlah penampung kertas yang cukup besar, jika tidak memungkinkan, buatlah saluran dari kotak pengaduan ke ruang khusus penampungan dari shredder outlet (anda bisa memanfaatkan ducting/saluran udara bekas AC central, cari saja di tempat scraf biar menghemat pengeluaran) dan gunakan saja motor dengan blower yg biasa digunakan pada vacuum cleaner untuk menarik kertas2 yg sudah terpotong2 tersebut ke ruang penyimpanan (sesuaikan ukuran dengan kebutuhan).
Untuk menghindari kecurigaan dari Customer, buat juga tulisan yang besar di kotak pengaduan tsb, misalnya: “SURAT ANDA MELALUI MEKANISME OTOMATIS AKAN LANGSUNG DIANTARKAN KE MEJA PIMPINAN PERUSAHAAN KAMI”

Nah dengan adanya tulisan tsb, akan menghapus kecurigaan customer saat memasukkan surat pengaduan tsb, mengingat akan terdengar suara agak bising pada saat proses pencincangan surat tsb. Ya yg penting anggapan customer khan surat langsung diproses ^_^

Bagaimana dengan limbah kertas pengaduan tsb?????
Hmm, tentu saja itu akan menjadi sumber penghasilan baru untuk perusahaan anda. Anda bisa jual recycle paper tsb. Dan untuk menambah penghasilan dari recycle paper ini, sesering mungkin buatlah pengumuman lowongan kerja fiktif di perusahaan anda. Buat satu kotak lagi khusus untuk pemasukkan surat lamaran pekerjaan. Ingat metoda pengiriman CV juga minta dilakukan secara konvensional, jika ada yg tetap mengirim via email, balas saja emailnya, katakan, kami hanya memproses CV yang diantar langsung ke perusahaan kami untuk menghindari pemalsuan data, gitu aja dah aman 🙂

Kedepannya mungkin perusahaan anda malah lebih memiliki prospek yang lebih cerah di bidang recycle paper.

Note: Jangan lupa KAMI menyediakan bermacam2 paper shredder dengan design yang menarik.

SALAM SUKSES,

Hermawan

Semu

Ketika pemandangan indah itu terhalang dinding yg tinggi….
Apakah yg engkau lihat??????

Ketika perasaanku tertutup oleh cangkang kura2,…..
Apakah yg engkau rasakan????????

Pandanglah dengan dua mata
Biarkan mata hati berada di posisi tertinggi.

Pandanglah aku dgn kejujuran hatimu.

maaf aku tak kenal !

sejak “kupanggulkan” dipunggungnya sepotong mentimun
kecoa itu tak pernah kembali

Triangle

Cinta segitiga itu bukan Aku cinta Kau dan Dia…krn yg seperti ini namanya Cinta Bercabang Dua,….

Cinta segitiga itu…….Aku cinta Kamu……..Kamu cinta Dia……..Dia cinta Aku
……tetapi, ingat juga:
Aku dan Kamu akan rugi….karena Aku adalah lelaki…..Kamu adalah wanita……dan Dia adalah Lelaki???????

so..Kamu lebih baik mencintai Aku

Seperti yg telah disebutkan dalam postingan beberapa bulan yang lalu,
Sesuatu yang besar berawal dari hal2 yang mungkin kita anggap sepele:
– Tersumbatnya aliran air di sungai diawali dengan terlemparnya 1 puntung rokok ke dalam sungai.
– Tanpa disadari secarik kertas yang kita ambil tanpa ijin di tempat kerja merupakan bibit yang menjadikan negara kita super power dalam hal korupsi.

Kita mungkin berpikir tidak sampai sejauh itu… …. apalah arti satu puntung rokok dibandingkan dengan besarnya sungai?…….atau apalah arti secarik kertas ini di bandingkan dengan pejabat yang korupsi milyaran rupiah?.
……ingatlah kawan!……. kehancuran itu bermula dari sikap kita yang menyepelekan keburukan2 kecil dan kebaikan besar tdk akan tercapai jika kita menyepelekan kebaikan2 kecil.

Jadi janganlah berkecil hati, tetaplah istiqomah…sumbangsih anda dalam pendidikan baik itu sebagai guru, volunteer atau apalah namanya, walaupun seperti noktah di lautan lepas tetap akan memberi kontribusi untuk perbaikan generasi penerus.

Dan jika noktah2 kebaikan itu bersinergi satu sama lainnya….Insya Allah…apa yang kita harapkan suatu saat akan terwujud.

Keterpurukan bangsa kita ini merupakan salah satu akibat salah pendidikan pada generasi masa lalu yg org2nya kini memimpin bangsa, tdk bermaksud menyalahkan pendidik formal….secara semua adalah akumulasi pendidikan baik formal, keluarga dan perilaku masyarakat sekitarnya.

Maka biarkanlah satu generasi ini dengan tingkah polahnya yg suka2.

Suatu saat generasi itu akan pupus jika kita mulai membangkitkan generasi baru yg lebih bermartabat, berakal sehat, dan tentu saja bersikap arif dan bijaksana.

Dan tentu saja kita juga harus mulai berkaca atas diri kita masing2…..sebab mungkin saja kita masih juga mewarisi pendidikan salah kaprah…..

Mari memperbaiki bangsa mulai dari diri sendiri, dari tempat yg terdekat, dari hal2 yang baik yg bisa kita berikan dengan tulus ikhlas.

Bahwa sebenarnya kita dituntut untuk selalu punya keyakinan utk bisa…maka jgnlah ragu2 sebab lembaran hitam bisa menjadi putih jika ditaburi ribuan bahkan jutaan titik2 putih.

Tag Cloud